Kata orang, agar orang lain mendengarkan kita, kita harus  mendengarkan orang lain.  Tetapi, pernahkah kau merasa, sudah mendengarkan tetapi tidak kunjung juga didengarkan ? Sudah sekuat tenaga berteriak tetapi tak ada yang mendengar teriakanmu?

Karena kamu merasa bukan siapa-siapa. Teriakanmu tak berarti apapun, tak berhak untuk didengarkan. Sehingga kau sedikit demi sedikit mulai lelah, lalu memutuskan lebih baik diam saja daripada bersuara tiada guna.  Lalu kau juga mulai memutuskan untuk tidak mau mendengar suara. Perlahan-lahan, suara dari orang yang tak kau kenal, beranjak suara orang-orang yang selama ini kau anggap sebagai teman, lalu kemudian keluargamu. Lalu semuanya. Kau tak mau mendengar suara, bahkan dari dalam hatimu sendiri. Kau menjadi bisu dan tuli. Pertama suara, lalu kemudian rupa. Kau menjadi tidak peduli apapun tentang mereka.  Lalu kau menjadi buta. Ya..bisu, tuli dan buta. Kehidupan menjadi sunyi, sepi dan hampa. Semula kau anggap hal itu baik karena kau tidak perlu memikirkan hal lain selain dirimu dan dirimu sendiri. Tapi perlahan-lahan, hal itu mulai terasa aneh dan menakutkan. Seakan nasi sudah menjadi bubur. Siapa yang bisa mengubah orang bisu, tuli dan buta menjadi orang yang bisa bicara, mendengar dan melihat lagi ?

This is part of subtitle from grey’s anatomy. season 6. first episode. My fave scene..my fave quote..that we have to live our life. Yep..we have to. Because we.. have a life.

01:12:41,080 –> 01:12:42,570
Get up.

01:12:42,580 –> 01:12:44,340
I mean it, get up.

01:12:44,350 –> 01:12:46,490
Get up.

01:12:48,560 –> 01:12:51,280
Now go get a life.

01:12:53,230 –> 01:12:55,250
I can’t.

01:12:57,090 –> 01:12:59,340
George was a surgeon.

01:12:59,350 –> 01:13:01,970
He had a purpose.
He wanted to save lives.

01:13:01,990 –> 01:13:04,200
And now he doesn’t get the chance.

01:13:05,280 –> 01:13:09,490
Now he doesn’t get the chance to
do anything anymore, but you do.

01:13:09,930 –> 01:13:12,440
You could go to medical school,
you know?

01:13:12,450 –> 01:13:13,900
You could hang out with
your freakin’ friends.

01:13:13,910 –> 01:13:15,360
I don’t care what you do.

01:13:15,380 –> 01:13:20,050
Just go do something with your
life, because you have one.

01:13:20,060 –> 01:13:21,190
You lived.

01:13:21,200 –> 01:13:23,250
You lived and George didn’t.

01:13:23,260 –> 01:13:24,590
And I know.

01:13:27,450 –> 01:13:35,340
I… I know… that that feels horrible
and shocking… and terrifying.

01:13:37,070 –> 01:13:39,060
But you lived.

01:13:40,830 –> 01:13:44,260
So go live your freakin’ life.

01:13:47,200 –> 01:13:50,170
I… I don’t know how.

01:13:50,180 –> 01:13:52,210
Nobody does.

01:13:52,220 –> 01:13:54,650
Nobody knows how.

01:13:55,630 –> 01:13:59,800
But God, have enough respect
for George to figure it out.

01:13:59,810 –> 01:14:01,980
‘Cause if I see you sitting
on this bench ever again,

01:14:01,990 –> 01:14:05,090
I will kick your ass
from here to Sunday.

cahaya itu meredup, lalu mati

seakan sudah tak ada harapan lagi

cahaya mata itu meredup, lalu mati

dia menjadi seperti zombie

yang tak tahu apakah itu  termasuk jenis dari yang hidup atau mati

kemana perginya api ?

yang selalu menyala-nyala ketika ia tidak mengerti

darimana datangnya sunyi?

yang tiba-tiba merayap ketika ia mendekati

kemana perginya semi?

yang selalu datang dahulu kala ketika senyumnya selalu terpatri

darimana datangnya benci?

karena sekan-akan matanya selalu berkata..ah..selalu begini !

aku pikir, dia sedang mencari inspirasi

dari pertanyaan kenapa begitu dan kenapa begini

aku pikir, dia sedang mencari solusi

kenapa dirinya selalu seperti ini

aku pikir, dia hanya sedang mencari jati diri

siapakah dirinya ini

Next Page »